Jumat, 08 April 2011

Sakit Kepala

Kendalikan Stres, Sakit Kepala Lenyap

Penulis: Lusia Kus Anna | Editor: acanda
shutterstock
Ilustrasi

KOMPAS.com - Stres bisa memicu sakit kepala, dan sakit kepala yang tertahankan tentu membuat stres. Untuk memutus lingkaran ini, kendalikan stres untuk mengurangi nyut nyut di kepala.

Jalanan macet dan Anda dipastikan terlambat untuk presentasi dengan klien penting. Si kecil sedang kurang enak badan. Atasan terus menerus menelepon. Tak heran bila Anda langsung diserang sakit kepala.

Sakit kepala seringkali disebabkan bukan oleh penyakit fisik, namun ketegangan emosional. Stres yang memicu sakit kepala biasanya adalah hal-hal "sepele" yang setiap hari kita alami. Misalnya saja kehilangan kunci, terjebak kemacetan, atau ponsel mendadak rusak yang mengikis kekuatan kita dalam menghadapinya. Pada sebagian orang hal ini bisa menyebabkan sakit kepala.

Hormon stres bisa mengubah keseimbangan zat-zat kimia di otak sehingga memicu sakit kepala. Bila Anda menegangkan otot atau menggertakkan gigi untuk merespon stres yang Anda rasakan, sakit kepala yang dirasakan akan bertambah berat.

Masalahnya adalah sepertinya mustahil menghindari stres yang setiap hari akan selalu muncul. Meski demikian, kita bisa mengendalikan stres, yang akhirnya akan mengenyahkan sakit kepala.

Agar stres tidak membawa penyakit, lakukan pengaturan waktu yang efektif. Miliki daftar prioritas untuk menyelesaikan tugas-tugas yang ada. Catat semua hal yang akan dilakukan secara detail untuk menghindari lupa.

Selain itu, kita juga bisa menjadikan hari-hari yang dilalui lebih ringan dengan cara bersikap rileks dan memiliki waktu istirahat sendiri untuk menjernihkan pikiran. Terakhir, jangan lupa tertawa. Saat tertawa tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin yang membantu kita merasa lebih rileks, nyaman dan positif.

Sumber : Mayo Clinic

10 Pemicu Sakit Kepala

Penulis: Lusia Kus Anna |

KOMPAS.com — Sakit kepala sering tampak sederhana karena umumnya merupakan gejala penyakit ringan. Sekitar 70 persen sakit kepala memang disebabkan oleh ketegangan otot. Meski begitu, sakit kepala tak bisa disepelekan, apalagi kalau sampai mengganggu pekerjaan. Apa saja pemicu sakit kepala?

1. Bos
Ya, si bos atau pekerjaan kerap kali memicu rasanyut nyut di kepala. Faktanya, semua hal yang menimbulkan ketegangan atau stres akan membuat kita lebih mudah terserang sakit kepala atau migren. Sakit kepala yang disebabkan oleh ketegangan emosional ini disebut sakit kepala fungsional atautension headache.

Penderita sakit kepala ini sering merasakan otot-otot di bagian leher belakang kaku dan menegang. Pijatan ringan di bagian tersebut bisa mengurangi sakit kepala, namun setelah beberapa saat keluhan akan kembali muncul.

2. Udara panas
Kenaikan suhu udara seringkali menyebabkan timbulnya migren atau sakit kepala berat. Dalam sebuah studi diketahui 7,5 persen responden mengalami sakit kepala saat udara panas.

3. Aroma yang terlalu kuat
Pernahkah Anda merasa pusing gara-gara mencium aroma parfum? Aroma bau yang kuat, bahkan yang wangi, umumnya menyebabkan kepala pusing. Belum diketahui mengapa hal ini terjadi, namun para ahli menduga bau yang memiliki aroma kuat merangsang sistem saraf. Selain parfum, bau cat, bunga, atau debu, sering menyebabkan kepala berdenyut.

4. Aksesori rambut
Cara kita memperlakukan rambut bisa berpengaruh kepada kepala. Mengikat rambut terlalu kencang bisa membuat jaringan tisu di kepala menjadi tegang dan mengundang sakit kepala. Bando, jepit rambut, juga topi yang terlalu sempit akan menyebabkan efek yang sama.

5. Olahraga
Olahraga yang terlalu berat, termasuk juga hubungan seks, juga bisa menyebabkan sakit kepala. Kegiatan fisik yang berlebihan bisa membuat pembuluh darah di kepala dan leher bengkak dan tertekan. Sakit kepala yang disebabkan olahraga atau seks lebih mudah menyerang orang yang sering terkena migren.

6. Postur tubuh
Bukan hanya olahraga memeras keringat yang bisa menyebabkan tekanan pada otot leher dan kepala. Postur tubuh yang terbentuk dari kebiasaan sehari-hari pun bisa menimbulkan sakit kepala. Sebut saja kebiasaan duduk dengan posisi bahu membungkuk, duduk tanpa sandaran, menatap monitor komputer yang posisinya terlalu tinggi atau rendah, atau mengapit telepon antara kuping dan pundak. Bila akhir-akhir ini Anda sering diserang sakit kepala, saatnya memperbaiki postur tubuh Anda sehari-hari.

6. Keju
Pemicu sakit kepala sebelah, alias migren, yang paling sering adalah keju, termasuk cheddar, blue cheese, mozzarella dan parmesan. Penyebabnya adalah tyramine, yang terbentuk dari protein yang sudah dipecah, yang ada dalam keju. Makin panjang proses makanan atau minuman, makin banyaktyramine yang dikandungnya.

7. Red wine
Tyramine juga bisa kita temukan dalam red wine dan minuman keras. Alkohol yang terkadung dalam minuman itu akan meningkatkan aliran darah ke otak, sehingga kepala pun terasa pusing.

8. Melewatkan makan siang
Perut kosong gara-gara tak sempat makan siang pada sebagian orang kerap menyebabkan sakit kepala. Selain pusing, perut kosong juga membuat gula darah turun, akibatnya tubuh terasa lemas. Segeralah makan siang dengan gizi seimbang. Hindari mengonsumsi makanan manis, seperti cokelat untuk mengisi perut kosong. Gula dari makanan manis akan membuat gula darah melambung untuk kemudian turun lebih rendah lagi.

9. Rokok
Merokok termasuk dalam penyebab sakit kepala, bukan cuma terhadap orang yang merokok, tetapi juga perokok pasif di sekitarnya. Kandungan nikotin akan menyebabkan pembuluh darah ke otak menyempit, akibatnya aliran darah ke otak berkurang.

10. Kafein
Orang-orang yang sering sakit kepala biasanya bersahabat dengan kopi. Kafein memang bisa menjadi kawan sekaligus lawan. Faktanya, beberapa jenis obat sakit kepala mengandung kafein di dalamnya. Namun di lain pihak, kafein juga bisa menyebabkan sakit kepala.

Makanan Penyulut Sakit Kepala

Editor: acandra

KOMPAS.com - Merasa terganggu dengan sakit kepala yang tidak kunjung reda? Jangan salahkan keadaan, tapi salahkan apa yang kita makan. Jeruk mungkin menjadi salah satu penyebabnya.

Para ahli mengatakan jeruk dan beberapa makanan lain dapat memicu sakit kepala apabila orang yang mengkonsumsi makanan tersebut mengalami pengurangan enzim.

Sedangkan, enzim tersebut sangat penting untuk menetralkan amina atau kumpulan senyawa organik yang mengandung nitrogen dalam makanan. Beberapa makanan memiliki amina dalam jumlah yang besar, dan tanpa adanya enzim maka tidak ayal sakit kepala (bahkan migrain) dapat terstimulasi.

Menyantap 1-3 buah jeruk mungik tidak berbahaya. Apabila kita cenderung termasuk orang yang sering mengalami migrain, lebih bijak jika kita bisa mewaspadai dampak yang diberikan makanan yang kita konsumsi tersebut untuk mencegah migrain. Jadi kita mendapatkan sebuah teori baru, dimana mengemil makanan tertentu dapat menjadi sinyal terjadinya migrain. Namun, tidak hanya makanan yang setiap saat bisa menjadi pemicu terjadinya migrain, tapi pemicu-pemicu lain seperti sinar yang terang atau stres juga menjadi faktor pendorong sakit kepala lebih cepat terjadi.

Selain jeruk, makanan dan minuman lain yang mampu memicu sakit kepala adalah :

1. Keju yang mengandung tyramine, yaitu zat alami yang dibentuk akibat penuaan makanan. Kadar tyramine yang tinggi terbukti dapat menyebabkan hipertensi. Ini tidak baik khususnya untuk orang sedang menjalankan pengobatan dengan MAO inhibitor (sejenis anti depresan) untuk mengatasi masalah migraine mereka. Keju yang mengandung kadar tyramine tinggi, seperti Blue cheese, brie, cheddar, Stilton, feta, gorgonzola, mozzarella, muenster, Parmesan, dan Swiss.

2. Makanan yang diasinkan, diproses dan dikalengkan juga memiliki kandungan tyramine yang tinggi. Perhatikan selalu bagaiman tubuh kita bereaksi ketika mengkonsumsi acar, minyak zaitun, dan sup kaleng.

3. Setelah termetabolisme oleh tubuh alkohol juga bisa menjadi pencetus terjadinya sakit kepala.Waspadalah ketika mengkonsumsi anggur merah, bir, whiskey dan champagne yang sudah diidentifikasi sebagai pemicu sakit kepala.

4. Dari para penderita migrain dan sakit kepala, kita juga menemukan beberapa makanan populer yang juga bisa menjadi penyebab rasa sakit mereka, seperti kacang atau selai kacang, keripik kentang, pizza, buah kiwi, plum, raspberries, roti tawar dan biskuit.(Astrid Anasatasia)

Obat Alami Atasi Sakit Kepala

Editor: Lusia Kus Anna
Shutter Stock
Kucurkan perasan jeruk lemon ke dalam air panas.

Kompas.com - Sakit kepala bisa datang kapan saja dan beragam pula penyebabnya. Obat sakit kepala yang paling banyak digunakan adalah aspirin dan ibuprofen. Bagi yang lebih suka menggunakan obat alami, bisa mencoba kiat-kiat ini untuk mengatasi sakit kepala.

* Tambahkan jus lemon ke dalam segelas air putih atau teh untuk meredakan sakit kepala. Aromaterapi dari kulit jeruk yang dilumatkan kemudian ditempelkan di dahi atau pelipis juga bisa mengatasi sakit kepala.

* Teh mint atau air peppermint cukup untuk membantu mengatasi sakit kepala.

* Minum air. Terkadang sakit kepala datang sebagai gejala dehidrasi. Minum banyak air putih untuk mencukupi kebutuhan tubuh, bisa meredakan sakit kepala ini. Pilih air biasa atau hangat saja karena air es malah bisa menambah sakit kepala.

* Sakit kepala bisa dipicu oleh kurangnya vitamin maupun alergi makanan tertentu. Pola makan yang baik dan mengenali makanan apa saja yang membuat Anda sakit kepala dapat menghindarkan diri dari gangguan tersebut.

* Melakukan pernapasan dalam dan menghirup udara segar dapat meredakan sakit kepala.

* Kurang tidur bisa juga menyebabkan sakit kepala. Apalagi jika seharian Anda bekerja yang membuat mata tegang, mudah memicu sakit kepala. Jadi cobalah istirahat sejenak.

* Bagi Anda yang gemar minum kopi, teh, atau soda, bisa mengalami sakit kepala akibat kandungan kafein di dalamnya. Boleh saja tetap mengonsumsi minuman kegemaran itu, tetapi pilihlah yang jenis decaf.

* Sakit kepala mudah terjadi akibat ketegangan atau stres. Jika ini yang Anda alami, biarkan tubuh rileks. Bisa dengan melakukan pemijatan di tengkuk, bahu, pelipis, atau tangan. (GHS/rin)

http://health.kompas.com/

Bau Mulut




7 Penyebab Bau Mulut

Penulis: Lusia Kus Anna |

KOMPAS.com - Jangan sampai pasangan kehilangan daya tarik pada Anda gara-gara bau mulut. Cari tahu penyebabnya dan temukan solusinya.

Orang yang mengalami masalah bau mulut (halitosis) umumnya tak menyadari ada gangguan, sampai ada teman yang cukup berani menyampaikannya.

Sebenarnya ada cara mudah untuk mengetes aroma mulut. Tekan jari yang bersih ke dalam mulut lalu usap air liur di belakang lidah. Diamkan beberapa saat lalu cium jari Anda. Apakah itu bau yang ingin Anda cium?

Bawang putih atau makanan dengan bau yang tajam bukan satu-satunya penyebab bau mulut. Ada 5 penyebab bau mulut lain yang wajib diketahui.

1. Bakteri
Mulut merupakan salah satu tempat yang disukai bakteri. Mikroorganisme ini bersembunyi di antara gigi dan permukaan lidah. Saat bakteri-bakteri itu berkembang biak dan menumpuk mereka akan mengeluarkan racun dan bau yang kurang sedap.

2. Tonsil
Lubang di bagian dalam tonsil (amandel) disebut crypts, merupakan salah satu biang keladi halitosis. Pada bulatan-bulatan jaringan limfe di tonsil yang membengkak sering terselip sisa makanan dan kuman sehingga menimbulkan bau tidak enak.

3. Makanan beraroma tajam
Makanan seperti bawang putih, durian, atau ikan, juga menyebabkan bau mulut, bahkan meski kita sudah menyikat gigi.

4. Kebiasaan buruk
Hindari kebiasaan buruk, seperti merokok atau minum kopi bila Anda ingin napas selalu segar.

5. Gangguan perut
Kadang kala gangguan di perut atau usus bisa menyebabkan bau mulut, terutama saat bersendawa. Diet rendah karbohidrat juga menyebabkan ketosis, pembakar lemak di tubuh yang menyebabkan bau naga.

6. Penyakit
Bau mulut juga bisa jadi pertanda adanya penyakit seperti infeksi saluran napas, infeksi sinus kronis, diabetes, gangguan ginjal, lever, dan asam refluks kronis.

7. Mulut kering
Kurang minum air dan mulut yang kering juga merupakan kontributor penyebab masalah bau mulut. Karena itulah, ketika bangun tidur di pagi hari bau mulut kita kurang sedap. Bau ini biasanya hilang setelah kita sikat gigi dan minum air.

Kenali Penyebab Bau Mulut

Editor: Anna

KOMPAS.com - Bau mulut (halitosis) dan bau badan (bromidrosis) adalah problem yang umum dialami orang. Penyebab dasarnya kebersihan gigi buruk. Namun, ada lagi penyebab lainnya.

Problem yang terjadi di daerah sekitar gigi, seperti masalah gusi, gigi berlubang atau karang gigi, bisa membuat napas jadi bau. Selain itu, gangguan penyakit lain yang sedang diderita juga bisa merambat ke timbulnya bau mulut.

Mulai dari infeksi saluran pernapasan, gangguan kelenjar ludah, gangguan pencernaan, bronkitis kronis, sinusitis, hingga diabetes. Tak ketinggalan kebiasaan yang kurang sehat. Misalnya pola makan yang salah, merokok, sering sembelit dan panas dalam, atau konsumsi alkohol.

Ritual puasa juga bisa menimbulkan "morning breath" akibat kurangnya jumlah ludah untuk mencuci bakteri di mulut.

Untuk mengatasinya:
- Lakukan check up untuk memastikan tak ada lubang pada gigi atau masalah pada gusi. Bersihkan lidah setiap hari setiap selesai menyikat gigi.

- Biasakan untuk buang air besar setiap hari.

- Minum jus setiap hari dengan dicampur psylium husk, sejenis serat yang bisa membuang racun dari usus besar.

- Minum klorofil (zat hijau dari semua yang berwarna hijau), seperti wheat grass, barley, spirulina, chorella.

- Buang sisa lendir dan toksin dalam tubuh dengan minum vitamin C. Ini juga baik untuk mencegah timbulnya problem pada gusi.

- Pastikan asupan air putih kita cukup.



4 Herbal Penangkal Bau Mulut

Editor: Asep Candra
Shutter Stock
Ilustrasi


JAKARTA, KOMPAS.com
— Proses metabolisme tubuh selama bulan puasa memungkinkan munculnya persoalan bau mulut. Meski wajar, tak ada salahnya jika Anda mencoba menangkalnya dengan mengambil manfaat beragam bahan alami.

Karena bau mulut orang berpuasa bernilai pahala, sebagian orang tidak terlalu memedulikannya. Soal benarkah bau mulut cenderung meningkat pada masa puasa daripada hari biasa, sejauh ini belum ada jawaban pasti.

Cara paling mudah untuk meredam bau mulut selama berpuasa tentu saja rajin membersihkan gigi, terlebih setelah makan sahur. Parahnya, kebiasaan ini juga tidak mudah bagi sebagian orang. Selesai sahur, banyak orang malas gosok gigi, malah langsung tidur lagi. Padahal, setelah 30 menit tak makan, keasaman mulut akan meningkat karena sisa asam tidak diangkat.

Untuk menetralkan bau mulut sekaligus membuat napas lebih bersahabat selama berpuasa, Anda bisa memanfaatkan beberapa ramuan alami berikut ini.

Cengkih kurangi peradangan Dalam jurnal tanaman obat Indonesia tahun 2005 disebutkan bahwa cengkih memiliki kandungan minyak asiri (15-20 persen) dan eugenol (60). Minyak asiri ini dikembangkan oleh beberapa produsen jamu nasional sebagai bahan baku untuk ramuan tolak angin atau sebagai peluruh gas dalam perut atau masalah pencernaan lainnya.

Minyak cengkih mampu memperbaiki fungsi lambung sehingga pencernaan menjadi lebih baik. Selain itu, minyak cengkih diyakini mampu mengurangi peradangan, khususnya yang terjadi pada selaput lendir mulut dan tenggorokan sebagai salah satu pemicu timbulnya bau mulut.

Untuk mendapatkan khasiatnya sebagai obat kumur penangkal bakteri bau mulut, berikut cara meramunya:

Ambil 3-5 bunga cengkih. Seduh dengan air secukupnya lebih kurang 5 menit, lalu dinginkan. Gunakan air ini untuk berkumur.

Cara lain, ambil beberapa butir cengkih kering. Tumbuk sampai hancur, rendam dalam segelas air hangat. Setelah 30 menit, airnya dapat digunakan untuk berkumur.

Sirih kaya asiri Daun sirih dijadikan bahan utama untuk menginang karena dianggap dapat menguatkan gigi, menyembuhkan luka kecil di mulut, menghilangkan bau mulut, dan menghentikan perdarahan gusi. Tradisi masyarakat itu menggelitik para ilmuwan untuk membuktikan khasiat daun sirih secara klinis.

Dari penelitian yang dilakukan di Laboratorium Biokimia Institut Pertanian Bogor (IPB) terungkap, minyak asiri dalam daun sirih memiliki aktivitas antibakteri yang cukup besar.

Cara meramu: Cuci bersih beberapa lembar daun sirih lalu direbus dengan 1,5 gelas air. Setelah dingin, air rebusan ini digunakan untuk berkumur setelah gosok gigi.

Ambil 10-15 lembar daun sirih merah yang telah dicuci bersih, rebus dengan 400 cc (dua gelas air) hingga tersisa 200 cc, lalu saring. Selagi hangat, gunakan air untuk berkumur-kumur setelah sahur.Kayu manis samarkan bau mulut Kayu manis merupakan rempah-rempah berbentuk kulit kayu yang biasa dimanfaatkan sebagai penambah cita rasa masakan atau kue. Selain itu, herba ini juga dikenal memiliki berbagai khasiat, termasuk mengurangi bau tak sedap yang keluar dari mulut saat berpuasa.

Berkat khasiatnya itu, kayu manis dikembangkan sebagai bahan campuran permen karet, industri jamu, dan produk kecantikan. Sifat kimia kayu manis ialah hangat, pedas, wangi, dan sedikit manis. Kandungan zat kimianya antara lain minyak asiri, safrole, tanin, sinamadehide, eugenol.

Riset terbaru di Amerika Serikat menunjukkan, penggunaan kayu manis dalam permen karet dapat mengatasi masalah bau mulut. Rupanya kayu manis tidak hanya mampu menyamarkan aroma yang tak sedap, tetapi juga mengandung zat yang dapat menurunkan konsentrasi bakteri di dalam mulut.

Untuk memanfaatkan kayu manis sebagai obat kumur penghilang bakteri penyebab bau, cukup mudah. Rebus dua batang kayu manis dengan air secukupnya hingga mendidih. Setelah dingin, airnya dapat digunakan sebagai obat kumur.

Kapulaga antibakteri yang sejuk Di kalangan penggemar herba, kapulaga terkenal sebagai ekspektoran sekaligus antibakteri. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa rahasia khasiat itu ternyata berasal dari kandungan minyak asiri sineol.

Sineol yang serupa, tetapi tak sama dengan eukaliptol kayu putih, ini lebih pedas. Namun, bila dijadikan obat kumur, maka hasilnya terasa sejuk. Bahkan, bahan ini biasa digunakan untuk membuat pepermin palsu.

Ada dua cara untuk mendapatkan khasiat kapulaga: Untuk pengobatan luar, rebus atau haluskan semua bagian tumbuhan kapulaga. Lalu airnya atau adonan halusnya dibalurkan ke bagian yang sakit. Untuk obat kumur, biji kapulaga ditumbuk lalu direbus dan air saringannya diminum.

Cara lainnya, biji kapulaga direbus dengan air bersih. Setelah masak dan dingin, air rebusan dapat digunakan untuk obat kumur. Berkumurlah setelah gosok gigi, seusai makan sahur tentunya.

Agar mendapatkan khasiatnya secara maksimal, biasanya sebelum digunakan, buah kapulaga disimpan dalam bentuk utuh alias tidak dikupas. Baru ketika hendak digunakan, kupas kulit luarnya kemudian ambil bijinya.

Harumkan Mulut dengan Yogurt

TPG IMAGES

Untuk sementara kesampingkan dulu segala permen mint dan segala produk pengharum mulut kita. Peneliti dari Jepang menyatakan bakteri yang berada dalam yogurt dapat menahan pertumbuhan bakteri penyebab bau mulut tak sedap. Tertarik?

Dalam 6 minggu, 24 sukarelawan mengkonsumsi 6 ons yogurt bebas gula yang mengandung 2 bakteri, yaitu streptococcus thermophilus dan lactobacillus bulgaricus. Para ahli mikrobiologi dari Tsurumi University juga melakukan pemeriksaan bau mulut sukarelawan sebelum dan sesudahnya. Hasilnya, jumlah bakteri dan bau mulut mengalami penurunan hingga 50% pada mereka yang sudah dipastikan mengidap halitosis.

Mengkonsumsi yogurt akan membantu menurunkan jumlah bakteri yang dihasilkan oleh lidah kita, walaupun para peneliti belum begitu yakin bagiamana itu bisa terjadi, jelas Kenichi Hojo, ketua penelitian. Satu teori yang pasti : Ketika kerumunan bakteri sudah menempel di lidah, bakteri “baik” dalam yogurt datang dan membunuh bakteri penyebab bau yang ada di mulut dengan membuatnya merasa tidak nyaman berada di dalam mulut.

Pilihlah yogurt dengan bakteri aktif di dalamnya. Anda tidak suka yogurt plain? Yogurt dengan pemanis buatan juga memiliki khasiat yang sama, ujar Hojo.

(Prevention/Astrid Anastasia)

http://health.kompas.com
/

Bau Badan

7 Tanaman Ini Bisa Dibuat Deodoran

Editor: Asep Candra
KLIKDOKTER
Daun sirih, terbukti mampu membunuh bakteri berkat kandungan fenolnya.

JAKARTA, KOMPAS.com — Ada banyak cara membuat tubuh tetap wangi. Selain dengan produk kecantikan yang dapat dibeli di toko-toko, kita bisa pula memanfaatkan ramuan tumbuh-tumbuhan di sekitar kita.

Nenek moyang kita juga menggunakan berbagai tanaman tradisional untuk mengatasi bau badan ataupun mulut. Putri-putri keraton di Pulau Jawa memanfaatkan kesegaran buah kepel atau burahol untuk menjaga tubuh dari bau yang tidak enak. Bukan hanya tubuh, aroma air seni pun jadi lebih wangi.

Sayangnya, rahasia keraton ini susah ditiru karena kepel alias burahol adalah tanaman langka. Namun, tanaman ini masih bisa dijumpai di keraton-keraton di Pulau Jawa.

Menurut Prof H Unus Suriawiria, pakar bioteknologi dan agroindustri dari Institut Teknologi Bandung, ada beberapa jenis tanaman yang memiliki predikat deodoran alami. Tanaman tersebut sampai sekarang masih tetap digunakan oleh masyarakat yang tinggal di pedesaan.

Apa saja tanaman tersebut?

1. Bunga kecombrang Nama Latin tanaman ini adalah Nicolaia speciosa dan masuk dalam familiZingiberaceae. Bunga kecombrang sering dimanfaatkan sebagai bunga hias, tapi juga nikmat disantap dalam bentuk pecal, lalapan, ataupun sambal. “Kecombrang dapat digunakan sebagai tambahan sayuran sewaktu memasak,” tutur Prof Unus.

Rajin mengonsumsi bunga kecombrang ternyata bermanfaat untuk menjaga kesegaran aroma tubuh. Ini karena zat aktif yang terkandung di dalamnya, yaitu sapomin, flavoinoida, dan polifenol. Masih kata Prof Unus, kecombrang juga kaya vitamin dan mineral.

2. Daun sirih Daun tanaman bernama Latin piper betle ini dikenal mengandung antiseptik dan zat aktif lain yang bermanfaat menghilangkan masalah bau badan.

Cara pemanfaatan : a. Rebus lima lembar daun sirih dengan dua gelas air, tunggu sampai tersisa menjadi satu gelas. Minum selagi hangat sehari sekali sampai bau badan hilang. b. Ambil daun sirih secukupnya kemudian dihaluskan. Campur dengan sedikit kapur sirih. Oleskan campuran itu pada ketiak.

3. Daun beluntas Beluntas umum dijumpai sebagai pagar hidup. Tanaman bernama Latin Pluchea indica ini berdaun bulat telur, tangkai pendek, dan berwarna hijau. Bunganya berwarna putih kecoklatan. Daun dan bunganya mengandung zat alkali yang bertindak sebagai antiseptik.

Cara pemanfaatan: a. Daun beluntas segar dimakan sebagai lalap bersama nasi dan lauk pauk. b. Ambil segenggam daun beluntas kemudian rebus dalam dua gelas air. Tunggu sampai tersisa menjadi satu gelas. Minum hangat-hangat setiap pagi dan petang.

4. Daun kemangi Lalap daun kemangi sudah umum dijumpai dalam menu yang disantap sehari-hari. Daun tanaman bernama Latin Ocimun balisicum ini memang beraroma wangi dan mengandung zat aktif yang berfungsi sebagai antiseptik. Zat inilah yang membantu memberantas bakteri penyebab bau badan. Manfaat lain lalap daun kemangi adalah meningkatkan nafsu makan.

5. Temulawak Nama Latin temulawak adalah Curcuma xanthorrhiza. Temulawak adalah salah satu tanaman yang dikenal luas di Indonesia sebagai apotek hidup. Tanaman ini mengandung saponin, flavoinoida, dan minyak asiri sehingga berkhasiat menghilangkan jerawat, menyegarkan tubuh, dan menghilangkan bau badan.

Cara pemanfaatan: Sediakan satu jari temulawak. Cuci bersih kemudian potong halus. Rebus dengan segelas air bersama asam sesuai selera. Tunggu sampai menjadi setengah gelas. Tunggu sampai dingin kemudian minum ramuan tersebut.

6. Jahe Rimpang jahe dikenal sebagai obat tradisional yang menghangatkan sehingga sering dimanfaatkan untuk mengatasi masuk angin dan rasa mual karena kehamilan dan sebab lain. Penelitian telah menunjukkan bahwa jahe mengandung zat antiviral, antitumor, dan antiinflamasi, juga sifat antibakteri dan antijamur. Kedua yang disebutkan terakhir ini yang menyebabkan jahe bisa dimanfaatkan untuk mengatasi bau badan.

Cara pemanfaatan: Ambil satu jari jahe. Kupas dan cuci bersih kemudian potong halus. Rebus dalam dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Tambahkan gula merah sesuai selera. Minum selagi hangat.

7. Jeruk nipis Buah ini pernah diteliti di Ohio State Biotechnology Center di Ohio, Amerika Serikat. Salah satu hasilnya, jeruk nipis diketahui sangat kaya vitamin C dan sejumlah mineral dibandingkan dengan jenis lain.

Secara tradisional, jeruk nipis telah dipercaya sebagai obat batuk selama berabad-abad. Di samping untuk melenyapkan bau amis sewaktu mencuci piring dan membersihkan barang yang berasal dari logam kuningan, buah jeruk nipis juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau badan.

Cara pemanfaatan: Peras dua buah jeruk nipis. Ambil sedikit kapur sirih dan campur dengan air perasan jeruk tersebut. Oleskan pada ketiak untuk menghilangkan bau badan.

http://health.kompas.com/